Senin, 11 Januari 2021

Gubsu Beri Hormat Saat Prosesi Kenegaraan Pemakaman Ernita Br Bangun


Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Ernita Br Bangun, Kepala Biro (Kabiro) Perekonomian Setdaprov Sumut, yang meninggal dunia pada Minggu (10/1) pagi, di RS Murni Teguh Medan.

Penghormatan tersebut dilakukan Gubernur saat memimpin Upacara Resmi Pelepasan dan Pemakaman Jenazah, di Jambur Namaken, Jalan Jamin Ginting Medan, Senin (11/1). "Dengan doa kita antar saudara kita. Semoga Tuhan mengampuni segala dosanya. Dan Ernita Br Bangun damai di genggaman Tuhan, kita semua mendoakan," kata Gubernur, dalam amanahnya.

Ia mengaku sedih telah kehilangan sosok bawahan yang baik dan pekerja keras. Karena itu Gubernur mendoakan agar arwah Ernita Br Bangun damai bersama Tuhan serta keluarga yang ditinggalkan tabah menerima cobaan.  "Semua kita merasa sedih ditinggalkan Ernita Br Bangun. Tetapi ini semua kehendak Tuhan. Selamat jalan saudaraku, damailah selalu," pungkasnya.

Usai upacara, Gubernur pun menyampaikan ucapan belasungkawa kepada pihak keluarga yang mengikuti prosesi kenegaraan. Dirinya juga memberikan doa semangat agar yang ditinggalkan bisa tabah dan sabar.

Sementara menurut tokoh masyarakat, Parlindungan Purba yang juga aktif di kegiatan keagamaan Khatolik, menyebutkan bahwa Ernita Br Bangun adalah sosok pekerja keras dan ceria.  "Beliau ini selalu terbuka dengan semua pihak. Berperan aktif dalam kegiatan gerejawi Khatolik di Sumatera Utara. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan," pungkasnya.

Sebelumnya, Ernita Br Bangun sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama 2 malam, sambil menunggu hasil medical check up. Kepergian Ernita Bangun disampaikan, meninggalkan 3 orang anak dan 2 orang cucu. Perempuan kelahiran 27 Maret 1961 itu disebutkan telah menjabat sebagai Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut sejak 2017.

Turut mendampingi, Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi, Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman Oemar, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Harlen Purba, Kepala Balitbang Harianto Butarbutar, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Binsar Situmorang, Plt Kepala Dinas Budpar Ria Telaumbanua, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Fadli, serta para pejabat lainnya.  



Kamis, 07 Januari 2021

UISU 69 Tahun Kampus Baru 25 Hektar


Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri Sidang Terbuka Senat dalam rangka memperingati Milad ke-69 Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) di Aula Biro Rektor UISU, Jalan SM Raja Medan, Kamis (7/1).

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Pembina Yayasan UISU T Hamdy Osman, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi (alumni UISU), Ketua Yayasan UISU Ismet Danial Nasution, Ketua Senat UISU Djohar Arifin Husin, serta para tokoh masyarakat dan akademisi.

Dalam sambutannya, Gubernur menyebut dirinya untuk ketiga kalinya menghadiri acara Milad UISU sejak dilantik 2018 lalu. Selama itu, sejumlah nama terus disebut karena punya sejarah dengan keberadaan perguruan tinggi tersebut.

Ia menyebutkan bahwa nama para pendiri seperti Bahrum Jamil, Adnan Benawi, Sabarudin Ahmad, Sariani AS dan Rivai Abdul Manaf menjadi nama yang terus dikenang. Termasuk nama Gubernur ketiga Sumut Abdul Hakim yang turut andil membantu UISU mengurus pendirian universitas ke Menteri Agama saat itu KH Wahid Hasyim.

"Saya ingin sampaikan, Abdul Hakim adalah Gubernur (Sumut), nama beliau terus disebut. Kenapa disebut, karena beliau ikut berbuat, menyusun batu demi batu," jelasnya.

Edy juga ingin berbuat bagi pembangunan UISU di masa mendatang. Sebab sebagai sosok yang pernah mengenyam pendidikan tinggi di kampus tersebut, Edy Rahmayadi mengajak semua alumni memberikan peran nyata. "Jadi kalau kita alumni sekadar hadir di sini, tidak akan diingat. Mari kita alumni, menunjukkan kebanggaan. Jadi apa yang bisa anda buat?," ujar Edy.

Sebagai kampus tertua di luar Pulau Jawa, lanjut Edy, harusnya UISU dikelola dengan baik, karena nama besarnya bisa memberikan kebanggaan. Sehingga harus lebih baik dari universitas yang ada di Sumut. "Tetapi saat ini bisa kita evaluasi sehingga kita bisa mengejar kekurangan yang ada," sebut Gubernur.

Sedangkan saat disinggung terkait bantuan lahan untuk pendirian kampus baru, Edy menyebutkan bahwa posisinya sedang dalam proses pengadaan. Sementara lokasinya masih akan ditentukan kemudian, yakni sekitar 25 hektare.

Selain itu, Gubernur juga menyempatkan memberikan bantuan tali asih kepada 1.000 orang anak yatim piatu secara simbolis, didampingi Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi.

Sementara itu, Rektor UISU Yanhar Jamaluddin menyampaikan perkembangan universitas dalam beberapa tahun terakhir, mengalami kemajuan yang cukup baik. Mulai dari penerimaan jumlah mahasiswa, beberapa jurnal ilmiah serta penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan kerja sama bersama pemerintah kabupaten/kota di Sumut. Untuk itu, pihaknya mengapresiasi peran Gubernur yang memberikan perhatian serta bantuan dalam memajukan UISU dalam masa mendatang.


Rabu, 06 Januari 2021

285 CPNS Dairi Terima SK

Bupati Dairi Eddy K.A Berutu saat menyerahkan SK CPNS Formasi Tahun 2019 kepada 285 orang CPNS Rabu (6/01/2021) di GOR Sidikalang. Eddy K.A Berutu mengatakan sesuai dengan amanat Pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen kepegawaian negeri sipil bahwa pelamar dinyatakan lulus seleksi diatur dalam pasal 32 diangkat dan ditetapkan sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) oleh pejabat pembina kepegawaian setelah mendapat persetujuan teknis dan penetapan nomor induk pegawai dari Kepala Badan Kepegawaian Negara.

“Anda adalah calon pegawai negeri sipil formasi 2019 yang telah resmi m
enerima SK calon pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi,” ucap Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu.

Eddy K.A Berutu mengutarakan,bahwa formasi CPNS tahun 2019 di Kabupaten Dairi memiliki pendaftar terbesar di seluruh Indonesia, yakni sebanyak 19.026 orang untuk mengisi 285 orang formasi yang tersedia.

“Ini harus di syukuri, kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan besar dan harapan yang anda berikan. Untuk babak kali ini andalah pemenangnya dan yang terbaik,” ujarnya.

Oleh karena itu,Eddy Keleng Ate Berutu dalam kesempatan tersebut meyakinkan para CPNS yang telah menerima SK untuk mewujudkan harapan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Dairi dan masyarakat Kabupaten Dairi untuk mewujudkan perubahan besar yang diharapkan oleh masyarakat.

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengajak seluruh CPNS yang telah menerima SK untuk bergabung dan menunjukkan kualitas masing-masing dalam mewujudkan perubahan tersebut dengan bersama sama bergandengan tangan dan saling bekerja sama.

“Saya meminta kepada kita semua untuk senantiasa bekerja dengan sebaik-baiknya, bermental yang baik, bersih dan jujur dan penuh tanggung jawab terhadap segala tugas dimanapun nantinya akan di tempatkan,” paparnya dalam sambutannya.

Tak lupa dalam kesempatan tersebut, Bupati Dairi  menyampaikan ucapan selamat tahun baru 2021 kepada seluruh yang hadir dalam kegiatan tersebut dengan harapan tahun 2021 menjadi tahun yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya sehingga harapan bersama mewujudkan Dairi yang Unggul dalam harmoni keberagaman dapat tercapai.

Sebelumnya, Kepala Dinas Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Dairi Dapot Hasudungan Tamba, SE, M.Si dalam laporannya mengatakan dari hasil berbagai seleksi yang telah dilaksanakan oleh panitia, yang dinyatakan lulus dan berhak diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil formasi tahun 2019 untuk mengisi seluruh formasi yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi sebanyak 285 orang.

“Untuk tenaga guru sebanyak 222 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 63 orang,” jelasnya. Turut hadir dalam acara penyerahan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi Drs. Jonni Waslin Purba dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Dairi Dekman Sitopu, SE.

Senin, 04 Januari 2021

Dikukuhkan 40 Pejabat Eselon II dan Eselon III Pemprov Sumut


Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengukuhkan 40 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dan Pejabat Administrator (Eselon III) di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Senin (4/1), di Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan. Pengukuhan ini sekaligus menandai perubahan sejumlah nomenklatur dan unit kerja di Lingkungan Pemprov Sumut.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 56 Tahun 2019 tentang Pedoman Nomenklatur dan Unit Kerja Sekretariat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pengukuhan juga dilakukan berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kelola Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD Sumut, serta Pergub Nomor 15 Tahun 2020 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kelola Badan dan Inspektorat Daerah.

Adapun nama pejabat eselon II yang dikukuhkan antara lain Arief Sudarto Trinugroho menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan (sebelumnya Asisten Administrasi Perekonomian), Mhd Fitriyus menjadi Asisten Administrasi Umum (sebelumnya Asisten Administrasi Umum dan Aset), Basarin Yunus Tanjung menjadi Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (sebelumnya Kepala Biro Otonomi Daerah dan Kerja Sama), Ernita Bangun menjadi Kepala Biro Perekonomian (sebelumnya Kepala Biro Bina Perekonomian), Achmad Fadly menjadi Kepala Biro Umum (sebelumnya Kepala Biro Umum dan Perlengkapan), Hendra Dermawan Siregar menjadi Kepala Biro Administrasi Pimpinan (sebelumnya Kepala Biro Humas dan Keprotokolan).

Sementara itu, pejabat eselon III yang dikukuhkan antara lain Iwan Sutani Siregar menjadi Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Biro Administrasi Pimpinan, Fahri Azhari menjadi Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian Biro Administrasi Pimpinan, Moettaqien Hasrimi menjadi Kepala Bagian Protokol Biro Administrasi Pimpinan.

Bersamaan dengan itu, ada 6 pejabat eselon III yang dilantik, antara lain, Koni Ismail menjadi Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah Sumut, Syaiful Bahri Siregar menjadi Kepala UPT Pelayanan Sosial Tuna Netra Sei Buluh Serdang Bedagai Dinas Sosial dan Putra Boksu menjadi Kepala Bagian Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan Biro Administrasi Pembangunan Sumut.

Kepada pejabat yang dikukuhkan, Gubernur Edy Rahmayadi berpesan agar terus menjaga kepercayaan masyarakat Sumut dengan cara bekerja sebaik-baiknya. “Saya sudah ingatkan, rakyat di luar sana butuh kita, butuh ketaatan kita dalam tugas, butuh inovasi kita, butuh kreativitas kita. Tujuannya untuk kesejahteraan rakyat yang kita cintai,” katanya.

Selain itu, Gubernur juga menekankan agar loyal kepada instansi. Menurutnya sikap tersebut sangat penting guna mempercepat terwujudnya Sumut Bermartabat. Menjaga nama baik instansi dan Sumut  juga merupakan hal yang penting. “Tekankan, loyalitas dan dapat bekerja sama. Jaga esprit de corps, kalau bukan kita yang menjaga siapa lagi?” ujar Edy.

Edy Rahmayadi Pastikan Bantuan Diterima Masyarakat


Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri secara virtual Peluncuran Bantuan Tunai se-Indonesia Tahun 2021 oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Bantuan ini akan disalurkan kepada masyarakat di 34 provinsi secara bertahap.

Edy Rahmayadi memastikan bantuan tunai ini akan diterima langsung oleh masyarakat melalui rekening bank ataupun melalui kantor pos. "Kita pastikan ini langsung diterima oleh masyarakat melalui rekening ataupun kantor pos. Pemerintah pusat sesuai arahan Presiden menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan tidak lagi dengan sembako dan sebagainya," ucap Edy Rahmayadi di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Senin (4/1).

Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam arahannya menyatakan pemerintah akan terus melanjutkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Tahun ini pemerintah melalui Kementerian Sosial telah menyiapkan anggaran Rp110 triliun untuk masyarakat di 34 provinsi di Indonesia.


"Bantuan tunai langsung sebesar Rp300 ribu/KK ini akan diberikan pada masyarakat dalam beberapa tahapan. Kita harapkan bantuan ini dapat meringankan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan ini juga sebagai pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional kita dan untuk memperkuat daya beli masyarakat," ucap Jokowi.

Jokowi meminta pada masyarakat yang menerima bantuan ini agar dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan pokok masyarakat. "Jangan digunakan untuk membeli rokok. Belikan sembako untuk mengurangi beban keluarga. Bantuan ini agar diterima nilainya utuh dan tidak ada potongan karena dikirimkan langsung oleh penerima dari bank dan kantor pos," katanya.

Selain itu, Jokowi juga memerintahkan agar para menteri dan gubernur untuk dapat mengawasi penyaluran bantuan ini agar dampak pertumbuhan ekonomi terus dapat dirasakan.

Sabtu, 02 Januari 2021

Pemko Tebing Tinggi Melakukan Verifikasi Ketat di Sekolah


Persiapan pembelajaran tatap muka di sekolah membuat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Tebing Tinggi melakukan verifikasi ketat ke  lingkungan SD dan SMP yang ada di Kota Tebing Tinggi. Juru bicara Pemko Dedi P. Siagian, Sabtu (2/1) menyampaikan, verifikasi tersebut dilaksanakan guna mempersiapkan jajaran pendidikan jika diputuskannya pembelajaran tatap muka.

Persiapan ini sejalan dengan kebijakan Pemprov Sumatera Utara yang sedang mengkaji hal ini untuk wilayah Sumatera Utara. " Kita harus bersiap agar belajar tatap muka tidak beresiko ,"  ujar Juru bicara Pemko Tebing Tinggi , Dedi P. Siagian. 

Verifikasi tersebut sekaitan dengan standarisasi  protokol kesehatan (Prokes) yang ada di sekolah serta dukungan pihak Komite Sekolah yang menjadi dasar utama untuk melakukan verifikasi dimulainya pembelajaran. Pemantauan meliputi rencana pengadaan sarana Prokes untuk melaksanakan 3-M yakni cuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak. " Selain itu, harus juga didukung surat ijin dari wali murid untuk  mengijinkan anaknya untuk mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah, " ujarnya. 

Update data pada covid19.tebingtinggikota.go.id tanggal 30 Desember 2020 tercatat sembuh 172 orang, meninggal dunia 12 orang, kasus konfirmasi positif 17 orang dan suspek 20 orang.

Jumat, 01 Januari 2021

Banyak Pelanggaran Prokes di Berastagi Dan Parapat


Pantauan Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) di dua objek wisata yakni Berastagi dan Parapat banyak pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) . Pemantau kepatuhan Prokes ini dilakukan untuk menegakkan disiplin dalam menyambut tahun baru 2021, kemarin.

Dua daerah ini menjadi titik kumpul masyarakat dalam merayakan tahun baru. Tim Satgas Covid-19 Sumut memastikan kepatuhan masyarakat akan Prokes di dua daerah ini.

Bupati Karo, Dandim 0205/Tanah Karo (TK), Kapolres Karo dan BPBD Karo sepakat menjelang tahun baru harus memperketat protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 di Sumut bisa dikendalikan.Wakil Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Kol Inf Azhar Mulyadi usai pertemuan di Kantor Bupati Karo, Rabu (30/12).bersama dengan Dandim 0205/TK Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto, Kapolres Karo AKBP Yustinus Setyo,melakukan operasi yustisi di Tugu Perjuangan dan Bukit Kubu Berastagi.  

“Masih ada yang tidak patuh, jadi kita berikan sanksi fisik dan nonfisik kemudian kita berikan masker. Ini sebagai pengingat kalau Covid-19 masih ada di antara kita. Dan menjelang tahun baru, kedisiplinan protokol kesehatan wajib diperketat,” tegas Azhar


Pemantauan disiplin Prokes di Parapat ditemukan  kepadatan pendatang dari luar kota dan masih banyak yang melanggar protokol kesehatan.  “ Juga masih banyak yang melanggar dan daerah ini.,” tambah Azhar.(*)


Terminal Tipe B Kabanjahe Model Pengembangan Kawasan Agrowisata

Gubernur Sumatera Utara (Sumut)  Edy Rahmayadi meresmikan beroperasinya Terminal Tipe B Kabanjahe di Kabupaten Karo, Selasa (16/2). Sarana p...